aku termenung

Halo, kembali lagi bersamaku!
.
Malam-malam begini, aku masih saja betah duduk di kursi rotan di beranda rumah saudara perempuanku
Menghela nafas, sambil harap-harap cemas memikirkan deadline tugas yang kian menumpuk
.
Sekarang umurku sembilan belas tahun, tetapi sebentar lagi Juni, dan angka 19 itu mau tidak mau harus meletakkan ku dengan untuk melekat dengan umur "genap" yang baru
Ngomong-ngomong, sekarang ketika melihat sesuatu dari jauh, aku tidak terlalu hafal betul
Apakah hanya lampu di pinggiran kota, lubang di jalanan ngaliyan, atau entahlah
Mungkin sesuatu yang tidak aku tau
Terlihat samar, terlihat buram
.
Sedari kecil, aku sering berdampingan dengan yang namanya menulis
Apapun itu, walau ketika aku baru menginjak taman kanak-kanak tulisan ku tidak terlalu bagus
Ngomongin menulis, menulis membawaku melanglang jauh ke pada dunia baru yang sebelumnya belum pernah aku bayangkan
Yap, "podcast"
.
Sesuatu yang sangat asing bagiku itu, kuciptakan secara tidak sengaja pada 7 Juli 2020
Dan tahun ini, usianya akan menginjak 4 tahun
Sekilas soal podcastku, suatu hari aku mendaftarkan diri lebih tepatnya "memberanikan diri" mendaftar pada lembaga kemahasiswaan kampusku
Di tanya soal apa kelebihan yang ku punya, tapi aku hanya terlalu ragu untuk memikirkannya
Lalu aku berbicara tanpa sendat dengan mengatakan "saya suka menulis, saya suka menulis diary, dan kesukaan saya pada tulisan membawa saya menciptakan sebuah ruang untuk bisa bersuara. Untuk bisa menyuarakan apa yang biasanya saya tuliskan"
Kurang lebih begitu
Dan beberapa waktu setelah wawancara itu, aku dinyatakan lolos dan officially tergabung dengan lembaga kemahasiswaan tersebut
Dan juga mengetahui rahasia serta fakta, bahwa dengan hobiku podcast tersebut, aku di masukkan ke departemen advokasi dan memilih program kerja podcast menyuarakan isu-isu kampusku
Alhamdulillah
.
Selain itu barusan aku membaca beberapa blog ku ini, rasanya seperti aneh
Sudah cukup lama tidak ku sentuh kembali
Dan membacanya rasanya menggelikan, lucu, senang, tetapi beberapa bagiannya menyedihkan
Aku tidak tau kenapa aku harus menyembunyikan tulisan ku, podcast ku, cerita ceritaku
Mungkin karena, bagiku hidup yang ku jalani cukup aku dan orang orang terdekat ku yang mengetahui

Jika ada temanku atau orang asing sekalipun yang entah tidak sengaja membaca halaman ini, atau blog lain dalam platform ini
Aku berpesan, hiduplah lebih lama, hiduplah lebih jauh
Entah karena teh fevoritmu, soto kuah buatan ibu, es krim yang hampir lumer jatuh ke baju, beberapa hal yang sering hilang.
Hiduplah lebih jauh, untuk menemukan atau menciptakan pulang versi dirimu
Tetaplah merasa semuanya akan baik-baik saja
Tetaplah yakin semua masalah akan berlalu
Teruslah hidup dengan tujuan yang baik,
Teruslah berjuang, jika bukan untuk dirimu atau orang sekeliling mu,
Setidaknya berjuanglah untuk harapan dan keinginan manusia kecil di dalam dirimu
Berjuanglah walaupun rasanya selalu ingin menyerah
Berjuanglah walau ternyata lebih banyak kekalahan daripada kemenangan
Berjuanglah...
Semoga hidup selalu baik, seperti dirimu juga



Note :
Karena, blog kali istimewa,
Sengaja kubuatkan dan kuselipkan satu playlist dari spotify untuk kamu—atau siapa saja bisa dengarkan.

👇
https://open.spotify.com/playlist/6PE9N0AwI0hUhpXA790TXX?si=HuvQWAmBQvi-6YDJwCywCg&pi=a-IELdj8pAQxOZ

Postingan populer dari blog ini

perihal bagaimana akhirnya kami saling mengerti

akhirnya kami ada di sini

merajut kenangan