we got to this step


Biasanya aku menangis karena masalah yang datang, karena ego, karena bentakan, karena hal sepele lainnya
Rasanya menyesakkan kalau boleh di deskripsikan dalam satu kata
Tapi, untuk malam ini, aku di beranda rumah saudara perempuanku
Menangis dengan perasaan berat sekali karena harus menyaksikan manusia kesayanganku beranjak ke tempat baru

Semoga semesta memperlakukanmu dengan baik, selalu♡

Dulu, semua cerita Instagramku tentangmu yang kusorot adalah hal yang ketika aku membuka itu aku akan merasa senang, karena "i have you in my life, I found my old place"
Tapi malam ini juga, ketika aku coba memberanikan diri untuk menyaksikannya lagi, rasanya seperti aku terlalu rapuh membayangkan —tidak akan ada ucapan selamat ulang tahun untukku pada Juni bulan depan, tidak akan ada lagi dengar nafasmu saat ketiduran, tidak akan dengar kamu jadi anak kecil yang gemas, tidak akan lagi lihat kamu lewat depan rumahku ketika berangkat sekolah, tidak akan ada lagi percakapan larut malam diatas jam dua belas. Tidak akan ada.

Tidak mengapa pra, mau tidak mau aku harus menganggap itu bukan masalah yang besar
Aku senang selama kamu baik baik saja

Take care, my prayers are always for you wherever you are

Postingan populer dari blog ini

perihal bagaimana akhirnya kami saling mengerti

akhirnya kami ada di sini

merajut kenangan