sesuatu yang punya ruangannya

Kayaknya hidup harus tetap berjalan walau kamu sudah nggak ada
Aku harus tetap melanjutkan
Aku yang pegang kemudi
Aku yang pegang kendali
Atas izin Allah
Dan sesuatu yang mau tidak mau ku tinggalkan di masa lalu itu sekarang harus benar benar berlalu
Karena aku akan mengenang itu
Seperti seorang anak laki laki dan perempuan yang sudah tidak berjalan bersebelahan



Sekarang aku akan lebih mengendalikan hidupku
Dan mengendalikan bahwa aku nggak boleh menuliskanmu lebih jauh
Mungkin jarak itu harus bekerja lebih keras lagi dari biasanya 
Dan aku harus menerima segala sesuatu yang sudah nggak bisa seperti dulu 
Yang sudah nggak ada satupun bahagia dan rasa senang didalam situ



Aku harus lebih berani soal ini
Karena bagaimana pun
Kisah ini sudah nggak boleh terlalu diingat-ingat
Sudah nggak boleh diceritakan
Sudah nggak boleh ada aku dan kamu di dalamnya
Sudah nggak boleh diselimuti kesedihan
Ini sebuah cerita yang ketika kamu memilih menyelesaikannya
Aku juga sama
Aku kira cerita ini cuman jadi rahasia atau souvernir dan cinderamata sebuah tahun yang menempel betul di dalam kepala
Semoga kita selalu baik baik saja dimana pun itu ya



Aku akan mengingat mu sebagai mana mestinya
Karena dari situ
Aku jadi diriku yang sekarang
Yang masa lalu lebih menjadi teman menulis puisi dan menghabiskan beberapa hari baik lainnya



Aku akan mengingat mu sebagai sesuatu yang Punya ruangannya sendiri
Tidak lebih
Terimakasih banyak sudah jadi salah satu tokoh yang ada di dalam hidup ku sejauh perjalanan ini
Walaupun pada akhirnya ter-henti 
Ingatan itu abadi, katanya
Tapi perasaan ini kukira akan kubiarkan pula 
Berceceran di dalam buku ku
Di penggalan puisi ku
Di beberapa suaraku
Karena disitu 
Aku bisa melihat seluruh diriku ketika ternyata kamu tidak pernah menyelamatkan apapun, siapapun,
Dari dulu.


Aku senang sekaligus lega 
Karena pada akhirnya kesedihan itu adalah hal yang bisa ku ubah jadi sebuah kenangan
Yang lebih ingin ku simpan di laci meja
Daripada memenuhi ingatan
Terimakasih
Untuk apapun

Karena ternyata mengingat mu akan selalu menjadi hal yang sia-sia.

Postingan populer dari blog ini

perihal bagaimana akhirnya kami saling mengerti

akhirnya kami ada di sini

merajut kenangan