again
Banyak waktu yang dihabiskan untuk hal hal lain selain menulis di blog ku ini
Tapi rasanya tuh nggak tenang
Karena aku yang buat dua bulan lalu
Karena tulisan disini aku yang tanggungjawab, aku yang pegang kemudi, aku yang menjalankan tuas
Jadi aku mulai lagi
Mungkin setelah ini akan berhenti beberapa hari atau minggu atau bulan
Karena ada banyak kesibukan dan kegiatan
Tapi yang pasti akan ku isi dengan banyak hal juga
Pokonya yang namanya menulis akan selalu jalan terus walaupun enggak kelihatan
Kita mulai cerita kali ini
Di sebuah ruangan tidak terlalu kedap cahaya bernama perasaan
(Lagi)
Atau bisa beralih di sebelahnya
Sering kita sebut dengan pikiran
Tau kenapa keduanya bersebelahan?
Karena mereka sama sama menjalankan sesuatu yang kita tidak tahu lahir darimana, dari apa, dimulai dari siapa, berjalan ke sebelah mana saja, akankah lama, bagaimana mengatasinya, kenapa canggung dan menyebalkan
Tapi, yang namanya hidup, sudah ada yang mengaturnya
Kita nggak akan dan nggak boleh tau soal itu
Cukup kita merapalkan doa doa agar semakin dekat, agar semakin pekat, agar semakin erat
Di setiap langkah langkah, atau tujuan
Kalau mungkin diri sendiri, atau orang lain satu—dua yang berkenan membaca salah satu blog di dalam sini
Terimakasih sudah mampir lagi
Terimakasih sudah meyakinkan bahwa tulisan ini memang akan abadi
Hidup harus dijalani dengan perasaan yakin bahwa semua akan baik baik saja pada akhirnya
Jadi, untuk apapun masalahmu sekarang, seberat apapun beban yang ada di pundak, se lelah apapun karena banyak kerjaan atau tugas atau kegiatan, ingatlah bahwa kita selalu punya rumah dan jalan pulang.
Mulailah hadapi ketakutan itu sendiri,
Jadikan mereka beberapa hal yang masuk ke daftar list untuk dilakukan walau kita tahu awalnya akan berat
Ini, bukan hanya tentang kisah percintaan yang basi, atau masalah melupakan yang masih belum ada solusinya
Tapi ini tentang menghadapi ketakutan
Yang sebenarnya datang tanpa diundang
Kita mulai perlahan ya?
Sekarang juga bukan hanya soal “semangat selalu”, atau “ayo kita jalan terus”, “jangan berhenti ya”
Padahal kalau dipikir
Soal kalah, sedih, marah, egois, istirahat, capek sama banyak hal adalah hal yang wajar-wajar saja
Jadi mulai sekarang, kita coba kurangi mereka supaya enggak berlebihan ya
Jangan lupa untuk pikirin orang lain juga
Ini saatnya kita lebih berani dari biasanya
Lebih menghargai dari biasanya
Ya, kan yang namanya manusia dan yang punya perasaan
Bukan cuman kita.