sampai ketemu lagi,Juni
hari demi hari
waktu demi waktu
pelan-pelan mulai berlalu
seperti daun-daun yang jatuh di pekarangan setiap tahun
memulai, merayakan, menyelesaikan
adalah inti inti dari semua puisi yang ku tuliskan
semua suara-suara yang ku perdengarkan
juga pada kue ulang tahun besar yang dibagikan
sepasang dan sepanjang jalan yang kita simpan
tidak lain tidak bukan adalah masih tentang perkenalan lalu sampai pula pada perpisahan
yang katanya adalah milik semua orang
kemana lagi bus kota pergi setelah dari halte pinggir jalan
kemana tempat paling arif setelah pulang dan pergi yang nyatanya selalu berbaris
kemana pula lorong-lorong tidak berujung itu bermuara dan saling bergantian
sudah ada berapa
nama-nama dalam doa,
lagu lagu di pemutaran,
puisi dan cerita-cerita di dalam buku harian
katanya lelah harus beristirahat
belajar harus memahami
pergi harus pulang lagi
berangkat harus kembali
memulai harus mengakhiri
mencintai harus berani membenci
tetapi akankah kehilangan mewajibkan melupakan?
akankah juga bahagia dan rasa senang jadi permulaan kesedihan?
akankah yang rumit berubah sedemikian detik menjadi sederhana?
akankah pula peristiwa hari ini menjadi ingatan saja?
katanya menulis membuatnya mengurangi air mata
katanya menulis mengenalkannya lebih jauh terhadap dunia
katanya menulis selalu datang sebagai teman
katanya menulis seperti tegukan teh hangat di derasnya musim penghujan
katanya menulis menjadikannya sepasang tangan dan tubuh yang saling berpelukan dan tidak lagi kesepian
katanya menulis mengingatkannya bahwa yang selesai adalah mereka-mereka yang menunda perpisahan
katanya menulis membuatnya bermimpi lebih berani perihal waktu yang berputar begitu cepat di dinding kamarnya
ya, katanya dan kenyataannya
pelan tetapi pasti
pelan tetapi hati-hati
pelan tetapi sampai
pelan tetapi akan kembali
lembayung tepat di depan rumahnya
ketika Juni datang mengunjungi
silahkan
silahkan
kita lalui bersama, seperti biasanya
lagi dan lagi
penggalan ini ku tuliskan dengan sengaja
barangkali teringat, barangkali akan terulang setiap saat
terimakasih sekali lagi untuk bahagia-bahagia yang sudah terjadi
terimakasih untuk kesenangan, perayaan, pencapaian,serta hari hari baik selama sebulan terakhir.
Juni,pada akhirnya
mau tidak mau
harus tidak harus
terpaksa tidak terpaksa
aku ucapkan dari kejauhan
sampai ketemu lagi di tempat yang sama
nanti kita ketemu lagi dengan banyak cerita
*di bawah ini
sekumpulan foto-foto yang ku abadikan sepanjang Juni berlangsung,
awal sampai akhir
kujadikan satu kesatuan
sama seperti doa doa yang ku biarkan mengudara
yang kulihat dari kejauhan
sedang menyeberang dari satu tujuan ke tujuan berikutnya
—Juni,2021—