kenapa lagi?
kenapa?kenapa lagi?kamu sudah tau yang namanya berakhir akan selalu seperti ini bukan?apa?apa yang kamu sesali?ingat-ingat saja kamu sudah sejauh manaingat saja kamu sudah sejauh perjalan yang kamu tempuhsendirianbuku buku mu ,empat tahun lalu itu cuman menyisakan tulisan sajakenapa harus ketar-ketir dan ketakutan kalau selama ini kamu sudahdengan baik melepaskandia selalu bilang untuk"hati-hatidi jalan,pelan-pelan ,nanti juga sampai dengan segera."ngomong-ngomomg,hari ini idak ada kopi panas ya?tidak ada koran terbitan mingguan?sepi sekalitidak seperti biasanyahari ini tidak ada pula lukisancat air,kanvas,kuasnya masih tersimpan rapikenapa ya?kenapa jarang dipakai?karena ada banyak hal yang belum selesai dan belumsampaibukan,bukan perasaan sedihnyatetapi semua yang ia akan ciptakanmanusia itu ya,manusia yang memilih mengakhiri ceritanya itusedang mencari jalan pulangnyake sebelah mana?selatan?utara?timur?ataupun barat?tulisantulisan adalah pesan ,nada-nada,suara ,ketikan,goresan,kebahagiaan yang merangkak masuk ke dalam sebuahruangan penuh puluhan waktu yang tetap diam di tempatnyaada berapa banyak hal yang kamu salin ,dan saling timpa di dalamkepalabagian mana yang perlu dibawa yang perlu ditinggakan ,samaseperti sebuah cerita yang memilih untuk tidak diciptakan,untuk tidak pernah diketahui keberadaannya"semua dalam hidup akan berakhir sebagai kenangan"bunyi salah satu kutipan dari buku yang baru saja selesaidibaca
jadi,ga apa apa kalo
hal hal yang kita genggam
sekuat tenaga cuman akan
berakhir di sekat antara
pulang dan kepergian
namanya juga kenangan,
namanya juga ingatan,
ya, selamanya hanya akan
tersimpan